Joo and Zoo (Part 2)

Ketika Joo hendak melepaskan hasil tangkapannya, ia melihat ada seekor kura-kura yang ikut terjaring bersama ikan-ikan lainnya. Kura-kura itu sangat unik. Ia tidak pernah menjumpai kura-kura seperti ini. Warna tubuhnya putih, terdapat mahkota dikepalanya. Indah sekali ketika dipandang. Joo segera mengambil kura-kura tersebut dan dilepaskannya semua ikan yang masih dijaring.

“Angkat jaringnya!! Kita pulang sekarang!” Perintah Joo kepada ABK.

Joo segera membuat wadah untuk kura-kura cantiknya, ia mengambil cool bog yang tidak terpakai dan mengisinya dengan air laut. Kemudian dengan hati-hati ia meletakkan kura-kura tersebut.

“Untung saja aku masih punya beberapa persediaan sayuran yang belum dimakan. Tenang ya kura-kura, sebentar lagi kamu akan makan..” ucapnya sembari mengelus kura-kura tersebut.

Joo mengambil beberapa sayuran dan mecincangnya hingga lembut. Kemudian menempatkannya pada baskom kecil miliknya.

“Sekarang.. kamu makan yaa.” Bujuk Joo kepada kura-kura tersebut.

Benar saja, kura-kura itu seperti sedang kelaparan. Ia perlahan memakan semua sayurannya. Hal itu membuat Joo merasa senang. Ia pun segera pergi dan memutuskan mandi.

Hari itu Joo benar benar sangat lelah. Namun ia merasa bangga karena ia berhasil mendapatkan hasil tangkapan yang melimpah. Joo merebahkan dirinya ke ranjang.

“Ayah pasti akan senang melihat kerja kerasku..” gumamnya dalam hati. Ia pun senyum senyum sendiri dan akhirnya terlelap.

*****

“Rakyatku…!!” mimpi buruk itu berhasil membuat Zoo terbangun dari tidurnya. Bayang bayang mimpi itu masih teringat betul difikirannya. ingin rasanya ia segera kembali kepada rakyatnya yang sedang berjuang melawan gerombolan kepiting yang mencoba mengambil alih tempat kelahirannya. Tapi ia malu, ia sendiri yang memutuskan kabur dari peperangan itu.

“Aku harus kembali. Iya. Aku harus kembali. Aku menyesal. Tapi, bagaimana caranya kabur dari tempat ini..” tuturnya lemah.

Lama sekali Zoo memikirkan cara untuk membebaskan dirinya dari cool bog. Akhirnya ia mendapatkan ide. Zoo memang terkenal sebagai kura-kura yang sangat pandai, tapi sayang di tidak bisa seberani ayahnya.

“Aku akan pura-pura mati saja. Pertama, yang harus aku lakuin adalah menggelepar sekuat mungkin. Lalu, aku akan pura-pura mati. Dengan begitu manusia itu akan segera membuangku ke laut dan……..aku akan kembali kerumahku.” Pikir Zoo sangat percaya diri dengan ide nya.

“Blaak blaak blaaak… tek bums tssss”. Glepar kura-kura yang memukulkan dirinya ke dinding cool bog.

Lama sekali Zoo melakukan itu, sampai ia menyadari bahwa kepalanya terluka dan darah mengalir melawati setiap lekukan wajahnya. Namun, ia tetap saja melakukannya sampai manusia itu terbangun dan melihatnya.

“Siaal ! Kenapa manusia itu tidak bangun bangun.. kepalaku sudah berdarah! Tidak mungkin aku mati beneran.” Ujar Zoo dengan nada kesal.

Tidak sia – sia usaha Zoo untuk melaksanakan rencananya. Manusia itu akhirnya terbangun mendengar suara gleparan demi gleparan dari dalam cool bog.

“Brisik sekali, ada apa ini….” gumam Joo dalam hati. “Kura-kura ku !!! Astaga.. kenapa ini, apa yang terjadi padamu nak.” Lanjut Joo ketika melihat kura-kura tersebut dalam keadaan mati (Red: pura-pura mati)

Hati Joo sangat sedih, padahal ia berencana akan merawat kura-kura tersebut setibanya dirumah. Namun sekarang, harapan itu musnah. Kura-kura cantiknya mati. Ia segera mengangkatnya dari dalam cool bog dan akan segera membuangnya dilaut. Tapi, ketika hendak mengangkatnya. Joo melihat mahkota kura-kura tersebut lepas.

“Mungkin karena terlalu keras menggelepar, mahkota ini jadi lepas dari kepalanya. Pantas saja banyak darah.” Gumamnya memberi kesimpulan.

Ditinggalkannya mahkota kura-kura tersebut didalam cool bog. Joo akan segera membuang kura-kura itu kelaut. Membuang dengan penuh rasa sedih. Dengan langkah gontai ia berjalan menuju sisi bagian kapal.

“Maafkan aku.. aku harap, kamu akan tenang disana. Selamat jalan kura-kuraku. Terimakasih atas pertemuan singkatnya.” Ucap Joo membuat perpisahan ketika ia melepaskan kura-kura ke laut.

Penulis: dibyoagungprabowoblog

Will dedicated Life in Healthy (Food and Body) and Humanity. #SellingForCaring!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: