Joo and Zoo (Part 1)

“Panasnya.. masyaAllah” ujar sang nelayan yang sedang mencari gerombolan ikan.

Cuaca siang hari ini sangat panas, hampir tidak ada satupun awan yang berani menutupi matahari. Namun, keadaan seperti ini sangat menguntungkan baginya. Mereka dapat dengan mudah melihat banyak burung pemangsa ikan yang terbang sangat dekat dengan permukaan air. Bahkan, beberapa diantaranya dapat masuk kedalam air.

“Joo!! Didepan sana ada banyak burung sedang menukik ke dalam air!!” teriak seseorang dari dalam ruang pengamatan.
“Baik.. segera percepat kapal dan persiapkan penurunan jaring!!” Tegas Joo yang sedang memberi instruksi kepada para ABK.

Benar saja, kapal yang semula berjalan biasa saja, kini melaju kencang. Memecah gelombang yang mencoba menghalangi jalannya. Semua ABK sudah bersiap pada posisi masing masing. Joo memeriksa kembali para ABK, kali ini ia tidak mau operasinya gagal dan pulang dengan hasil tangkapan yang sedikit. Setelah berjalan memeriksa semua bagian kesiapan ABK, ia sangat yakin operasi kali ini akan mendapatkan hasil tangkapan yang melimpah.

“Turunkan kecepatan kapal !!” Teriak Joo lantang ketika ia hampir sampai kekerumunan burung laut.

Kapal akhirnya sampai di tempat dimana banyak burung laut sedang berdesakan menukik kedalam air dan beberapa diantaranya berhasil mendapatkan ikan buruannya. Joo tidak akan melewatkan kesempatan ini, ia harus membuktikan kepada ayahnya bahwa ia bisa menjadi penerusnya kelak. Menjadi seorang nahkoda.

“Ayah… lihatlah, engkau akan terpana melihat caraku menangkap gerombolan ikan itu”, gumamnya dalam hati.
“Segera turunkan kapal sekoci dan jaringnya!!” Perintah Joo kepada seluruh ABK.
“Bawa jaring itu melingkari gerombolan ikan disa na!!” Perintah Joo kepada ABK di kapal sekoci.

Kapal sekoci akhirnya berangkat, ia melaju dengan kecepatan konstan, berharap semoga ikan disana dapat tertangkap semua. Ia sangat piawai dalam hal melingkarkan jaring, pantas saja tidak kurang dari 10 menit, jaring tersebut berhasil melingkari ikan dengan sempurna.

“Tarik tali kerut pada jaring!!” Perintah Joo kepada ABK. Dengan sigap mereka menarik tali kerut pada jaring.

“Sebentar lagi ayaah.. sebentar lagi engkau akan lihat hasilnya.” Senyum Joo dalam hati.

“Tarik jaringnya sekarang juga!!” Perintah Joo sangat bersemangat.

Sekitar 20 ABK dalam kapal purse seine tersebut
melaksanakan perintah nahkoda muda, dengan sekuat tenaga mereka menarik jaring tersebut. Tidak ada rasa lelah sedikitpun diwajah mereka, mereka merasa tak enak hati ketika nahkoda muda ikut serta menarik jaring tersebut.

“Ayoo semua!! Kita pasti mendapatkan ikan yang banyak. Kalian akan mendapatkan banyak uang. Kalian akan bangga ketika berjalan menuju rumah kalian!! Ayoo kerahkan semua tenaga kalian!!” Teriak Joo menyemangati para ABK nya.

Akhirnya mereka berhasil membawa jaring mendekat ke kapal. Dilihatnya banyak sekali ikan yang didapatkan kali ini.

“Buka semua palka!!” Perintah Joo kepada ABK.

Ikan sedikit demi sedikit berhasil masuk kedalam palka, melalui bantuan jaring serok yang dibuatnya sebelum melaut. Tidak terlalu lama, palka kapal sudah terisi penuh oleh jutaan ikan yang sudah dicampur dengan es batu didalamnya. Merasa hasil tangakapnnya sudah cukup, Joo memerintahkan ABK nya untuk melepaskan ikan yang masih berada di jaring.

“Lepaskan ikan ikan yang masih tertangkap di jaring ! Biarkan mereka beranak pinak menjadi banyak, itu akan menguntungkan kita pada operasi dikemudian hari.” Perintah Joo kepada ABK.

Ketika Joo hendak melepaskan hasil tangkapannya, ia melihat ada seekor kura-kura yang ikut terjaring bersama ikan-ikan lainnya. Kura-kura itu sangat unik. Ia tidak pernah menjumpai kura-kura seperti ini. Warna tubuhnya putih, terdapat mahkota dikepalanya. Indah sekali ketika dipandang. Joo segera mengambil kura-kura tersebut dan dilepaskannya semua ikan yang masih dijaring.

“Angkat jaringnya!! Kita pulang sekarang!” Perintah Joo kepada ABK.

Hari sudah semakin petang ketika mereka memutuskan untuk menyudahi perburuannya.

Penulis: dibyoagungprabowoblog

Will dedicated Life in Healthy (Food and Body) and Humanity. #SellingForCaring!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: